Home Kesehatan Tekanan Darah 100/60 Apa Maksudnya?

Tekanan Darah 100/60 Apa Maksudnya?

mengukur-tekanan-darah

Darah menyumbang sekitar 7 persen berat badan dan orang dengan berat badan 80kg jika dihitung, dia bisa memiliki 4.5 hingga 5.5 liter darah.

Darah sangat vital bagi kehidupan bukan saja pada manusia, melainkan juga hewan dan semua mahluk yang proses matebolismenya menggunakan darah.

Dalam darah ada hemoglobin yang berguna untuk mengangkut oksigen, darah juga berfungsi untuk menyebarkan seluruh hasil proses pencernaan kedalam jaringan tuubuh dan cell yang menjada mereka terus tetap hidup.

Begitu pentingnya darah, hingga bila terjadi keabnormalan sedikit saja maka semua proses tubuh terganggu. Banyak penyakit komplikasi yang melibatkan darah, dalam setiap proses nya.

Misal penderita penyakit jantung, biasanya akan mengalami penyakit yang berhubungan dengan gangguan ginjal.

Penyakit lain yang melibatkan darah, misalnya liver, stroke, tekanan darah tinggi-rendah, leukemia, animea, dimana semua penyakit itu melibatkan pengukuran tekanan darah dalam mendiagnosa.

Cara Mengukur Tekanan Darah

Dokter dalam mengukur tekanan darah biasanya menggunakan sistolik dan diastolik. Tekanan sistolik (nilai atas) adalah tekanan darah pada saat terjadi kontraksi otot jantung.

Istilah ini secara khusus digunakan untuk merujuk pada tekanan arterial maksimum saat terjadi kontraksi pada lobus ventrikular kiri dari jantung.

Rentang waktu terjadinya kontraksi disebut systole.

Tekanan darah diastolik (nilai bawah) adalah tekanan yang menunjukkan tekanan dalam arteri saat jantung beristirahat (di antara ketukan/detak).

Dikatakan normal, jika kurang dari 80. Tekanan darah diastolik antara 80 dan 89 menunjukkan prehipertensi.

Misal jika anda memniliki tekanan darah 100/60, maka artinya anda memiliki tekanan sistolik 100 dan tekanan diastolik 60.

Apakah normal tekanan darah 100/60?, menurut pengertian diatas, maka tekanan darah 100/60 adalah normal.

Atau anda bisa memperoleh informasi dengan membaca tabel tekanan darah dibawah ini.

KATEGORI  SYSTOLIK mmHg
(nilai atas)
DIASTOLIK mmHg
(nilai rendah)
NORMAL KURANG DARI <120 dan KURANG DARI <80
TINGGI 120 – 129 dan KURANG DARI 80
TEKANAN DARAH TINGGI TAHAP 1 130 – 139 atau 80 – 89
TEKANAN DARAH TINGGI TAHAP 2 140 ATAU LEBIH TINGGI atau 90 ATAU LEBIH TINGGI
HYPERTENSIVE CRISIS
(konsultasikan dengan dokter Anda segera)
TINGGI DARI 180 dan / atau TINGGI DARI 120

Apa Yang Dimaksud Dengan Tekanan Darah Tinggi?

Tenanan darah tinggi atau dalam istilah kedokteran disebut hipertensi, adalah kondisi bila anda memiliki tekanan sistolik diatas 120 dan tekanan diastolik 80.

penyebab tekanan darah tinggi
Faktor yang menyebabkan tekanan darah menjadi tinggi

Ada banyak faktor penyebab tekanan darah tinggi misalnya,

  • Asupan garam atau garam yang tinggi: Hal ini terjadi pada populasi tertentu seperti orang tua, orang-orang yang mengalami obesitas, atau orang dengan masalah ginjal (ginjal).
  • Predisposisi genetik terhadap tekanan darah tinggi: Orang yang memiliki satu atau dua orang tua dengan hipertensi memiliki resiko terjangkit tekanan darah tinggi sekitar dua kali lebih tinggi dari populasi umum.
  • Kelainan tertentu pada arteri, yang berakibat pada peningkatan resistensi (kekakuan atau kekurangan elastisitas) pada arteri kecil (arteriol): Kekakuan arteriolar yang meningkat ini berkembang pada individu yang juga gemuk, tidak berolahraga, memiliki asupan garam yang tinggi, dan orang tua.

Apa Gejala Tenakan Darah Tinggi?

Tekanan darah tinggi bisa jadi tidak memiliki gejala dan hipertensi juga diberi label “silent killer.” Tekanan darah tinggi yang sudah berlangsung lama dapat menyebabkan banyak komplikasi termasuk serangan jantung, penyakit ginjal, atau stroke.

Beberapa orang mengalami gejala dengan tekanan darah tinggi. Gejala-gejala ini meliputi:

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Sesak napas
  • Penglihatan kabur
  • Merasa berdenyut di leher atau kepala
  • Mual

Apa Yang Dimaksud Tekanan Darah Rendah?

Tekanan darah rendah disebut sebagai hipotensi. Tidak seperti tekanan darah tinggi, tekanan darah rendah didefiniskan bukan melalui angka, melainkan dari gejala-gejala yang ditimbulkan. Beberapa individu mungkin terbiasa dengan tekanan darah 90/50 bisa menjalani aktifitas sehari-hari secara normal dan sehat.

Namun bagi orang lain bisa saja dikatakan terserang tekanan darah rendah saat dia memiliki tekanan darah 100/60.

Selama anda merasa baik-baik saja, artinnya anda sehat meskipun tekanan darah anda dibawah rata-rata normal kebanyakan orang.

Meskipun dianggap tidak terlalu berbahaya dibandingkan hipertensi, kondisi tekanan darah yang terlalu rendah bisa menyebabkan gangguan aktifitas hingga komplikasi terhadap penyakit lain. Gejala darah rendah antara lain

  • Bila tekanan darah tidak cukup memberikan aliran darah ke organ-organ tubuh, organ tersebut tidak akan bekerja dengan baik, bisa sementara bisa juga meneyebabkan kerusakan permanen. Misal bila darah tidak cukup mengalir menuju otak, maka bisa menyebabkan ngantuk, pusing bahkan pingsan
  • .Merasa punsing, mata gelap saat dari posisi duduk/berbaring lalu berdiri adalah salah satu tanda umum tekanan darah rendah. Gejala pusing atau pingsan saat berdiri karena tekanan darah rendah disebut hipotensi ortostatik. Orang yang memiliki tekanan darah normal mampu mengkompensasi tekanan darah secara cepat hingga tidak menyebabkan hipotensi ortostatik.
  • Ketika ada tekanan darah tidak cukup untuk memberikan darah ke arteri koroner (pembuluh darah yang memasok darah ke otot jantung), seseorang bisa mendapatkan nyeri dada (suatu gejala dari angina ) atau bahkan serangan jantung . Ketika darah tidak cukup dikirim ke ginjal, maka ginjal gagal menghilangkan limbah dari tubuh, misalnya, urea (BUN) dan kreatinin , hingga terjadi pengkatan racun dalam darah.

Kapan Harus Pergi Ke Dokter?

Anda bisa mengunjugi dokter bila gejala sudah begitu mengganggu aktifitas anda. Dan terutama orang dengan hipertensi (darah tinggi), anda harus lebih sering mengukur tekanan darah, agar resiko komplikasi penyakit lain bisa dihilangkan.

Seberapa Sering Bisa Melakukan Cek Tekanan Darah?

  • Jika tekanan darah Anda normal (kurang dari 120/80), pemeriksaan bisa dilakukan setahun sekali atau menurut petunjuk dokter.
  • Jika tekanan darah Anda meningkat – tekanan darah sistolik antara 120 dan 129 atau tekanan darah diastolik kurang dari 80 – dokter Anda mungkin perlu pemeriksaan berkalan setiap 3-6 bulan. Dokter juga mungkin akan merekomendasikan perubahan gaya hidup seperti lebih banyak olahraga dan diet yang lebih baik.
  • Jika Anda memiliki hipertensi tahap 1 (Sistolik 130-139) dan (Diastolik 89-90 ) mungkin anda perlu melakukan pemeriksaan sebulan sekali, memberikan resep obat-obatan dan menyarankan untuk merubah gaya hidup.
  • Seseorang dengan hipertensi stadium 2 – 140/90 atau lebih tinggi – kemungkinan besar anda akan mendapatkan pengobatan. Anda juga akan diminta lebih rutin mlakukan kunjungan ke dokter

Apa Boleh Melakukan Test Tekanan darah Dirumah?

Saat ini telah banyak dijual alat untuk mengukur tekanan darah, dengan beberapa pencet tombol, tekanan darah anda tersaji dalam bentuk angka digital.

alat ukur tekanan darah
Alat untuk mengukur tekanan darah

Karena alat-alat tersebut sering kali kurang akurat, sangat disarankan, bila anda membeli atau sudah memiliki alat pengukur tekanan darah, ada baiknya dibawa saat anda melakukan kunjungan ke dokter untuk dipastikan bahwa tekanan darah yang tertera pada alat yang anda miliki benar-benar tepat.

Saat melakukan test tekanan darah dirumah, hindari merokok, olahraga dan minum kopi meinimal 30 menit sebelum tes.

TAG

Leave a Reply