You are currently viewing 7 Tips Membuat Kamar Anak Terlihat Lebih Besar

7 Tips Membuat Kamar Anak Terlihat Lebih Besar

Masih nyambung dengan membuat rumah dengan konsep rumah tumbuh, tahap pertama biasanya adalah menambah sebuah kamar untuk anak-anak. Membuat kamar anak bisa saja tidak besar, tetapi cukup untuk anak-anak beraktivitas di rumah, tidur, belajar, dan lain-lain. Kadang-kadang mereka pun bermain di dalam kamar.
Tentunya harus diperhatikan dalam menata dan memilih furnitur yang pas agar kamar tidak sumpek dan mengganggu gerak anak-anak yang aktif.

Nah, ada nih, tips membuat kamar anak terlihat lebih besar dan lega.

Tips Membuat Kamar Anak

Berikut adalah persiapan menambah kamar anak dan membuatnya terlihat lebih besar, walaupaun kamar tersebut tidak terlalu luas.

Gunakan Palet Warna Dasar

Pemilihan warna kamar dan kombinasi dengan elemen interiornya sangat penting bila kita menginginkan suasana kamar anak yang ringan. Tentukan warna dasar atau warna utama dari kamar tersebut.

Idealnya pilihlah warna muda, warna dasar putih atau pastel. Misalnya untuk warna dinding, lantai, atau plafond (ceiling). Nantinya, orang tua tinggal menentukan warna furnitur atau pernak-pernik kamar yang sesuai kombinasinya. Boleh saja memberikan sentuhan warna kontras untuk bantal-bantal, lampu, atau aksesoris lain sebagai aksen.

Pilihlah Dekorasi yang Tidak Rumit

Ketika anak-anak bertumbuh, sering kali minat dan kegemarannya berbeda pada setiap fase. Misalnya, ketika balita, mereka senang sekali dengan tokoh yang ada di film kartun, dan orang tua mendekor kamar sesuai tema film tertentu.

Dalam beberapa tahun, seleranya pun berubah, tokoh idolanya berbeda lagi. Untuk itu, ada baiknya memilih dekorasi yang lebih long live dan netral. Kalaupun ingin menambahkan tokoh-tokoh favorit bisa saja, tetapi dalam bentuk kecil dan ringan. Nantinya, ketika si Kecil bosan, kita lebih mudah menggantinya.

Memakai Cermin

Dulu ketika saya kuliah di Arsitektur, dosen saya rada anti bila menambahkan cermin besar di sebuah ruangan. Kata beliau, itu menipu.

READ  Hello world!

Tapi beda zaman beda gaya. Sekarang dikala trendnya ruang juga serba terbatas, maka cermin merupakan salah satu cara memanipulasi agar kamar tampak besar dan terang.

Bila tidak ada bidang dinding yang sesuai, kita bisa memakai pintu lemari pakaian sebagai dudukan cermin. Bagi anak-anak perempuan, kamar bercermin besar sekaligus berfungsi untuk mematut-matut gaya berbakaian.

Furnitur Multifungsi

Sekarang ini banyak desain furnitur yang multifungsi, artinya satu bentuk furnitur bisa berfungsi untuk berbagai hal.
Misalnya, kotak menyimpan mainan yang berfungsi sebagai kursi. Laci simpan di bawah tempat tidur. Meja rias di belakang pintu lemari, dan masih banyak desain-desain lainnya. Furnitur multifungsi membuat ruangan lebih rapi dan berkesan lega.

Bahkan ide-ide unik, misalnya karpet yang bermotif permainan ular-tangga atau papan catur bisa menjadi ide untuk permainan anak.

Buat Pojok Rumpi

Sisakan satu pojok tanpa furnitur, hanya tikar atau karpet dilengkapi bantal-bantal. Pojok ini berguna untuk anak-anak santai sambil membaca buku atau ngobrol kegiatan seharian bersama kita.

Di pojok ini orang tua bisa meluangkan waktu untuk mendengarkan curhatan mereka, sehingga ikatan batin kalian semakin kuat.

Rapikan Perangkat Elektronik

Kabel-kabel centang perenang di tengah ruangan, selain tidak aman juga menampilkan kamar yang berantakan. Rapikan kabel-kabel dengan jepit-jepit yang banyak dijual di toko-toko elektronik.
Perhatikan keamanan stop kontak, ya!

Manfaatkan Ruang di Dinding

Anak-anak suka sekali mengumpulkan berbagai pernak-pernik. Ajarkan agar mereka bertanggungjawab untuk menyimpan dan merapikan koleksi- koleksi tersebut.

Dinding merupakan bidang yang efektif sebagai ruang simpan. Tempatkan rak-rak buku, rak pajang untuk boneka, mainan, dan lain-lain. Menempatkan dan menyimpan secara vertikal membuat kamar anak terlihat lebih lega.

Penutup

Nah, bagaimana? Sudah terbayang rencana kamar anak nantinya bila akan menambah ruangan untuk masa yang akan datang?
Luas kamar anak yang nyaman minimal + 2,5X2,5 atau 2,5X3 meter persegi. Usahakan kamar ada jendela ke udara terbuka supaya ada sirkulasi udara yang baik. Untung membuat ruangan lebih lega, pintu bisa memakai pintu geser.

Sekarang mulai oret-oret untuk mendesain, deh. Bisa banget kok minta bantuan ahlinya, bisa ke arsitek atau desainer interior.

Semoga bermanfaat.

admin

cumabelajar.com mengulas tentang belajar bisnis, fashion, gaya hidup, kuliner, properti, tips sederhana untuk keluarga, dan hal-hal baru yang mudah dipelajari.

Tinggalkan Balasan