Home Resep Resep Makaroni Schotel

Resep Makaroni Schotel

202
resep-makaroni-schotel

Saya punya dua keponakan yang sejak mereka kecil mereka selalu menyukai apapun yang saya hasilkan di dapur saya.

Dan entah bagaimana mereka berdua selalu yakin bahwa saya bisa membuat makanan apa saja yang mereka inginkan.

Mulai dari camilan ringan sampai makanan berat.

Hal ini membuat mereka cukup sering request makanan yang pernah mereka jumpai dan menurut mereka enak.

Sejauh ini mereka sering request pizza, beberapa cake, nugget, siomay, tahu bakso, sampai yang paling rigan sekalipun yaitu puding.

Dan Alhamdulillah setelah apa yang di request tersaji di meja selalu habis dan diakhiri dengan kata “Enak Tante” sambil menyuguhkan senyum sumringah khas dari mereka berdua.

Tentu saja hal tersebut membawa kepuasaan tersendiri bagi saya. Saya hampir tidak pernah merasakan lelah meskipun seharian sibuk di dapur.

Kata pamungkas “Enak Tante” plus senyuman mereka seperti sudah membayar lunas semua lelah saya.

Sekarang mereka telah beranjak remaja, salah satunya bahkan sudah mondok di salah satu pesantren di Kota Sidoarjo.

Hal ini membuat saya jarang sekali bertemu dengan dia.

Meskipun begitu kebiasaan request masakan ini seakan tidak pernah hilang.

Saya pun senang karena meskipun sudah jarang sekali bertemu tapi dia masih tetap punya keyakinan bahwa tantenya bisa membuat apa saja yang dia inginkan.

Suatu ketika saat pulang mondok 2 hari dia bertemu saya dan bilang

“Tante kalo aq pulang lagi buatkan sesuatu po’o”

“Mau dibuatkan apa?”

“Aq tidak tahu namanya, rasanya seperti pizza tapi dari makaroni, banyak kejunya, wadahnya pake aluminium foil”

“Warna makaroninya putih atau merah?”(saya tanya gini soalnya kalo dia jawab warna merah maka yang dimintanya baked makaroni bolognese)

“Putih tante”

“Owh berarti itu makaroni schotel mas, iya nanti kalo pulang lagi tante buatkan”

Sampai waktu menunggu dia pulang mondok lagi saya browsing berbagai macam resep makaroni schotel.

Sebenarnya membuat Makaroni Schotel bukanlah hal yang sulit, tapi meskipun begitu beberapa kali membuat makaroni schotel saya belum bisa mendapatkan rasa pas.

Bagi saya rasa makaroni schotel yang pas adalah seperti Makaroni Schotel yang pernah saya beli di Mbak Dida Rachmadiah.

Saya pernah beberapa kali beli Macshcot di beberapa tempat tapi tetep bagi saya yang juara Macshcot punya mbak Dida.

Sempat ngublek ngublek blognya tapi gak nemu resepnya, mungkin out of the record hehehe, mau tanya Mbak Dida langsung, saya masih punya urat malu karena bagi saya yang pernah menjadi bakul makanan, sebuah resep adalah hasil dari kerja keras seperti harus trial and error dulu berkali kali sampai mendapatkan hasil yang pas yang layak jual.

Maka berbekal rasa malu saya mulai pencarian saya berburu resep makaroni schotel yang yahudd.

Setelah mengubek ubek beberapa resep akhirnya saya menemukan kesalahan saya kenapa Macshcot buatan saya belum punya rasa yang mantapnya pas.

Setelah saya pelajari beberapa resep, untuk mendapatkan rasa Macaroni Schotel yang yahud si Macaroni harus melalui dua proses masak yaitu kukus dan panggang.

Kukus untuk mematangkan dan menyatukan bumbu bumbu di dalamnya, panggang mengeblend keju dan macaroninya untuk mendapatkan aroma keju yang sipp.

Meskipun proses masaknya cukup ribet tapi saya rasa ini worth to try. Ini dia resepnya :

Bahan-bahan Macaroni Schotel:

  • 200gr macaroni elbow rebus 3/4 matang
  • 100gr cheddar cheese, potong dadu (diparut juga boleh, tapi lebih berasa kalo dipotong dadu)
  • 200gr daging ayam potong kecil kecil
  • 1 biji sosis jumbo atau bisa sosis kecil 2-3 biji
  • 4-5 buah jamur kancing segar, potong kecil
  • 1 bawang bombay ukuran sedang, cincang kasar
  • 2 sendok baceman bawang atau bisa diganti dengan 4 siung bawang putih cincang kasar
  • 1 sdt Oregano bubuk
  • Gula, garam, merica bubuk secukupnya
  • 500ml Susu Cair Full Cream (pake yang full cream biar rasanya gurih)
  • 2 butir telur kocok lepas

Saus bechamel (Saus Keju)

  • 1 sdm margarine
  • 2 sdm tepung terigu
  • 250 cc susu cair full cream
  • garam, merica secukupnya
  • 50 gram keju parut

Topping :

Secukupnya keju parut dan oregano

Cara Membuat Macaroni Schotel

  1. Tumis bawang bombay sampai layu dan wangi, masukkan baceman bawang atau bawang putih *) tunggu hingga aroma bawang putihnya wangi.
  2. Masukkan daging ayam, jamur dan sosis.
  3. Masukkan Macaroni yang sudah direbus, Masukkan susu cair, gula garam merica dan oregano, aduk rata, tes rasa. Setelah rasa dirasa cukup sedap matikan api.
  4. Sisihkan tunggu agak dingin, sementara kita siapkan kukusan.
  5. Setelag Makaroni agak dingin campur dengan dua telur yang sudah dikocok lepas, aduk rata.
  6. Tuang ke wadah aluminium foil atau wadah apapun yang tahan panas. Masukkan ke dalam kukusan lalu kukus selama 15 menit.
  7. Sementara mengukus, siapkan saus bechamel: Lelehkan margarine, masukkan terigu, aduk cepat sampai rata.
  8. Tuang susu sedikit demi sedikit sambil diaduk cepat agar tidak menggumpal. Tambahkan garam dan merica.
  9. Keluarkan Macaroni schotel dari kukusan, tuangkan saus bechamel lalu taburi keju dan seikit oregano. Panggang sampai atasnya kecoklatan.

*Bawang putih ditusmis setelah bawang merah layu, karena bawang putih lebih cepat mateng. Jika dimasukan bersamaan, bawang putih pasti gosong duluan.

Setelah matang, sajikan selagi hangat ….

Hasilnya mantaaaapppp.

Dua ponakan saya tersenyum sumringah sambil bilang seperti biasa Enak Tante. dan dua bocah ganteng saya juga doyan banget.

Si ayah yang biasanya kurang suka dengan makanan berbahan susu dan keju begini juga ikutan doyan.

resep-makaroni-schotel

Sementara ini dulu, capek meulis panjang.

Jika mau coba resep ini, share saja di facebook agar tidak perlu cari-cari lagi

Leave a Reply