Home Sains Apakah Air Murni Benar-Benar Ada?

Apakah Air Murni Benar-Benar Ada?

85
manfaat-air-murni

Manusia nampaknya benar-benar terobsesi dengan kata “murni”, madu murni, oksigen murni, atau yang saat ini kita bahas: air murni.

Banyak perusaahan air minum yang memberikan label “murni” untuk menarik lebih banyak konsumen, belum lagi perusahaan yang menjual alat “pemurni air”.

Banyak alat yang mengklaim bisa memurnikan air, membuang semua partikel dan ion yang bukan air hingga yang tersisa benar-benar h2o, dan tentu saja mereka mengatakan “baik untuk kesehatan”

Bahkan ada perusahan air minum yang mengatakan memiliki air super murni, bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Percayalah itu cuma imajinasi.

Mengapa cuma imajinasi? karena air murni tidak akan pernah ada, setidaknya di bumi.

May Nyman, seorang profesor kimia di Oregon State University, mengatakan kepada Live Science bahwa air sangat mudah mengikat ion dari lingkungan sekitarnya, sehingga sangat sulit untuk memungkinkan air benar-benar murni.

“Air murni murni tidak ada”, kata Nyman.

Air benar-benar “suka” melarutkan zat lain di dalam dirinya sendiri, katanya.

Itu karena molekul air memiliki bentuk Mickey Mouse yang aneh, dengan dua inti hidrogen di satu ujung dan inti oksigen di ujung satunya, masing-masing memiliki muatan elektronik yang berbeda.

molekul-air-h2o

Molekul air menggunakan ikatan hidrogen yang bermuatan itu untuk berinteraksi dan saling melekat satu sama lain, tetapi molekul tersebut juga menarik molekul yang mendekati mereka.

Hal itu membuat sangat mungkin air melarutkan apapun yang ada di sekitarnya.

Dan semakin murni air, semakin kuat sifat air untuk menarik ion (melarutkan) disekitarnya.

Jadi sifat air yang seperti itu, membatasi kemampuan manusia untuk menghasilkan air murni, karena pada titik tertentu akan mulai melarutkan dinding wadahnya.

Nyman mengatakan bahwa afinitas ini terlalu kuat bagi para ilmuwan untuk mengatasi sepenuhnya bahkan di lingkungan laboratorium steril.

Sample air murni dalam bentuk apapun, selalu memberikan jejak jika dia telah terkontaminasi, entah itu debu atau wadah platik nya.

Sangat sedikit situasi yang membutuhkan air murni total.

Dan bahkan untuk proyek ilmiah yang membutuhkan air yang benar-benar bersih

Kata Nyman, “peneliti hanya menyuling air sampai benar-benar kotoran(unsur selain air) yang tersisa tidak ikut mempengaruhi hasil”.

Jadi adakah air murni sempurna? Itu tidak ada.

Air memang vital bagi manusia, namun air tetaplah air.

Asal tidak mengandung bakteri, logam berat atau unsur berbahaya lain, maka baik untuk kesehatan.

Leave a Reply