Home Sains Bumi Berotasi 1675 KM/Jam, Tapi Mengapa Kita Tidak Merasakannya?

Bumi Berotasi 1675 KM/Jam, Tapi Mengapa Kita Tidak Merasakannya?

bumi-berputar-pada-porosnya

Semua mungkin sudah pernah tahu karena pernah mendapatkan peljaran IPA, menyatakan bahwa bumi berotasi (berputar pada porosnya) dan berevolusi (mengelilingi matahari).

Jika ingin lebih detail, bumi berotasi dengan kecepatan sekitar 1675 Km/jam dan revolisi bumi terhadap matahari kecepatannya sekitar 110.000 Km/jam.

Dari gerak yang sedmikian cepat, mengapa mahluk hidup di bumi (manusia) tidak merasakannya?

Alasannya adalah kita bergerak didalam ruang dan kecepatan yang sama.

Contoh paling mudah adalah, ketika kita sedang berada didalam kendaraan, mobil, kereta atau pesawat.

Jika kita bergerak dalam kecepatan konstan dalam pesawat, maka yang didalam pesawat tidak merasakan sama sekali jika pesawat telah bergerak dengan kecepatan 300 Km/jam, keculi bila kita melihat keluar jendela.

Ini sama dengan rotasi Bumi – planet kita mengalami rotasi selama 23 jam dan 56 menit , berputar tanpa henti dengan laju yang hampir seluruhnya konstan.

Salah satu cara untuk merasakan gerakan adalah merasakan angin di wajah Anda – tetapi ingat bahwa atmosfer Bumi bepergian bersama kita dengan kecepatan yang sama.

Andai bumi tiba-tiba tanpa atmosfer, bisa dibayangkan juga seperti: saat kita naik pesawat dengan kecepatan 300 Km/jam, seluruh kulit pesawat hilang. Kita akan dihantam angin dengan kecepatan 300Km/jam.

Apapun yang ada dipermukaan bumi akan beterbangan, terhempas akibat hilangnya atmosfer.

air-dalam-gelas-penuh

Cara lain untuk kita mendeteksi adanya pergerakan adalah, perubahan sensasi tubuh saat kita berada dalam kendaraan yang sedang mengrangi atau menambah kecepatan dengan drastis. Atau misalnya bikin saja percobaan, bawa segelas penuh air didalam kendaran yang kecepatanya naik turun, pasti tumpah airnya.

Jadi sekarang bisa kita bayangkan jika kecepatan bumi tidak bergerak secara konstan, bisa acak-acakan kondisi di dunia.

Memang kecepatan bumi bisa melambat maupun bertambah cepat, tetapi perubahannya tidak dilakukan dengan secara tiba-tiba, sehingga kita sama sekali tidak merasakannya. Meski kita tidak merasakannya perubahan kecepatan bumi, namun dampak perubahan kecepatan bumi tetap bisa diamati.

Misal, saat rotasi bumi melambat, gempa besar semakin sering terjadi.

Jadi untuk menjawab “mengapa kita tidak merasakan perputaran bumi“, maka ada dua jawaban, yaitu:

  • Bumi bergerak dengan kecepatan konstan
  • Kita bergerak bersama denga bumi

TAG

Leave a Reply