Home Sains Mengapa Cabai Terasa Pedas

Mengapa Cabai Terasa Pedas

131
mengapa cabai terasa pedas

Indonesia patut berbangga mengenal kosakata “Pedas”, karena beberapa negara tidak punya kata yang tepat untuk menuliskan kata “Pedas”. Misalnya nya saja bahasa Inggris, untuk menyebut pedas mereka menggunakan kata “Hot” atau “Spicy”. Hot atau Spicy jika diartikan selalu punya makna ganda, tidak selalu artinya Pedas.

Menurut KKBI, pedas adalah seperti rasa cabai, lombok atau merica — http://kbbi.web.id/pedas

cabai-pedas

Lalu bagaimana cabai memiliki rasa pedas?

Rasa pedas yang terdapat pada cabai, paprika ataupun merica disebabkan oleh zat yang disebut capsaicinoid. capsaicinoid tidak berbau, hambar dan tersembunyi diantara daging paprika, cabai atau merica.

Ketika capsaicinoid keluar kedalam mulut, zat tersebut berikatan dengan reseptor lalu menyebabkan rasa pedas didalam mulut dan kerongkongan.

Otak segera merespon rasa pedas terebut, untuk segera menghilangkan rasa itu dengan memerintahkan tubuh untuk mengeluarkan keringat, menambah air ludah atau reaksi khas iritan (mata berkaca-kaca)

Rasa pedas juga memicu pelepasan endorfin, sebagai penghilang rasa sakit alami tubuh dan pemicu perasaan bahagia.

Jadi ketika orang menangis saat kepedasan, sebenarnya itu adalah tangis bahagia.

Tidak semua cabai, paprika, merica punya rasa pedas yang sama. Pada tahun 1912, ahli kimia Wilbut Scoville mengembangkan ukuran rasa pedas, yang disebut Scoville Organoleptik Test. Rasa pedas diukur dalam kelipatan 100 unit dan mengacu pada berapa banyak gula-air yang dibutuhkan untuk melarutkan capsaicinoid hingga tidak terasa lagi pedas.

Leave a Reply